Selasa, 11 Oktober 2011

Es krim

adalah sebuah makanan beku dibuat dari produk dairy seperti krim (atau sejenisnya), digabungkan dengan perasa dan pemanis. Campuran ini didinginkan dengan mengaduk sambil mengurangi suhunya untuk mencegah pembentukan kristal es besar. Tradisionalnya, suhu dikurangi dengan menaruh campuran es krim ke sebuah wadah dimasukkan ke dalam campuran es pecah dan garam. Garam membuat air cair dapat berada di bawah titik beku air murni, membuat wadah tersebut mendapat sentuhan merata dengan air dan es tersebut.
Meskipun istilah es krim sering digunakan untuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan, tapi sebenarnya digunakan unuk menunjuk ke "dessert" beku dan makanan ringan yang terdiri dari lemak susu. Banyak negara, termasuk Amerika Serikat, membatasi penggunaan istilah tersebut berdasarkan kuantitas dari bahan dasar makanan tersebut.
Es krim modern komersial terbuat dari campuran bahan di bawah ini:
  • 10-16% lemak susu
  • 9-12% milk solids-not-fat: komponen ini, juga dikenal dengan serum solids, mengandung protein (casein dan whey protein) dan karbohidrat (laktosa) ditemukan dalam susu
  • 12-16% pemanis: biasany kombinasi dari sukrosa dan/atau pemanis sirup corn berdasarkan-glukosa
  • 0.2-0.5% stabilizer dan emulsifiers e.g., agar atau carrageenan diambili dari rumput laut
  • 55%-64% air yang berasal dari susu padat atau bahan lainnya.
    Bikin sendiri ternyata mudah, tidak harus menggunakan mesin pembuat es krim  (Eismaschine)
    Bahan Dasar
    475 ml  Sahne (cream/kepala susu)
    125 ml  Susu cair (atau bisa juga santan kelapa)
    4  butir telur
    100 ml  gula (lebih bagus lagi kalau feiner Zucker / gula halus)
    1 sendok teh vanilli
    Rasa
    Terserah Anda (apokat, coklat/Blockschokolade, Erdbeer/strawberry, pisang, etc.).
    contoh : 1 buah apokat
    Alat

    blender
    freezer / Gefrierfach, Gefriertrühe
    panci kecil
    wadah es krim
    kompor

    Cara Pembuatan
    Adonan 1
    Apokat diblender, kemudian ditaruh ke dalam panci. Masukkan Sahne dan susu/santan. Seluruhnya dipanaskan pelan-pelan sambil terus diaduk (Elektroherd : angka 2). Jika sudah panas (gelembung udara mulai naik), panci diturunkan.
    Adonan 2
    Telur (kuning+putihnya), gula, dan vanili diblender (dikocok). Lalu dituangkan ke dalam panci berisi adonan 1.

    Semuanya kemudian dipanaskan lagi, sambil diaduk terus hingga mengental.

    Setelah kental, dituangkan ke dalam wadah es krim (rantang atau sejenisnya) ditaruh ke dalam kulkas (Kühlschrank) selama 3-4 jam.

    Setelah itu dipindahkan ke dalam freezer (Gefrierfach), setiap 1 jam diaduk, supaya tidak terjadi pengkristalan es. Setelah 3-4 kali pengadukan ( = 3..4 jam) menurut pengalaman tidak perlu lagi diaduk. Jika es krim yang jadi terlalu keras/liat, sebaiknya 10 menit dikeluarkan sebelum disantap.

    Selamat Mencoba
    Es krim tradisional ternyata masih punya penggemar.  Sederhana bentuknya, namun tetap disuka. Es yang tersimpan di dalam tong kemudian diserut menggunakan sendok. Boleh menggunakan cone kerucut atau boleh pula menggunakan gelas. Mau es krim saja atau es krim dicampur sagu mutiara dan potongan roti tawar, terserah pembeli.
    Itulah es krim tradisional yang biasanya dijajakan menggunakan gerobak dorong.  Es krimtradisional pembuatannya masih sederhana, tanpa menggunakan mesin ataupun alat khusus.Meski demikian rasanya gurih, yang berasal dari santan sebagai bahan utamapembuatannya. Harganya pun cukup murah, mulai Rp1000.
    "Es krim ini dibuat dengan bahan antara lain santan, garam, es blok. Kemudian diaduk dengan kayu pengayuh sampai bahan yang awalnya cair menjadi semakin kental dan menjadi es krim," jelas Ahmad, seorang penjual es krim tradisional keliling di Banjarmasin.
     
        


Tidak ada komentar:

Posting Komentar